Selasa, 13 Maret 2012

Organizing


Organizing yaitu mengelompokan kegiatan yang diperlukan, yakni menetapkan susunan organisasi serta tugas dan fungsi-fungsi dari setiap unit yang ada dalam oraganisasi, serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut. Atau dalam bahasa Yunani disebut  ργανον, organon - alat adalah suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara. Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis). Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda.
Setiap bentuk organisasi mempunyai unsure-unsur tertentu antara lain :
a.sebagai wadah/tempat untuk kerjasama
b.proses kerjasama sedikitnya dua orang
c.jelas tugas dan kedudukannya masing-masing
d.ada tujuan tertentu
Adapun beberapa asas/prinsip organisasi yang perlu kita ketahui antara lain adalah :
a. asas perumusan tujuan
b. asa pembagian kerja
c. asas pendelegasian wewenang
d. asas koordinasi
e. asas efisiensi pengawasan
f. asas pengawasan umum
Tipe/bentuk/jenis-jenis organisasi antara lain :
a.organisasi garis
b.organisasi fungsional
c.organisasi garis dan staff
d.organisasi panitia

Planning


• Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Atau bisa juga didefinisikan sebagai "Proses yang diatur supaya suatu sasaran atau tujuan masa depan yang masih samar-samar menjadi lebih jelas” (Silalahi, 2001:43). Atau bisa diartikan sebagai “keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang daripada hal-hal yang akan dikerjakan dimasa yang akan dating dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan” (Siagian, 1997:108)
William H. Newman (1962:15) : “planning is deciding in advance what is to be done” (penetuan terlebih dahulu apa yang akan dikerjakan) Lousi A. Allen : planning is the determination of a course of action to achieve a desired result” (perencanaan adalah penentuans erangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan) Koontz & O’donnel : planning is function of manager which involves the selection from among alternative of objective, policies, procedures and programs (perencaan adalah fungsi seorang menejer yang berhubungan dengan pemilihan dari berbagai alternative daripada tujuan, kebijaksanaan, prosedur dan program.) George R. Terry (2006) : “tindakan memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai amsa yang akan dating dalam hal memvisualisikana serta merumuskan aktifitas yang diusulkan yang dianggap perlu untuk mencapai ahsil yang dinginkan”
Sasaran : tujuan yang dinginkan yang melukiskan skope yang jelas serta memberikan arah kepada usaha-usaha seorang menejer. Unsur dari sasaran secara umum meliputi : 1). Efisiensi organisasi, produktifitas tinggi dan memaksimalkan laba. 2). Pertumbuhan organisasi, kepemimpinan industrial dan stabilitas organisasi. 3). Pertimbangan dalam kesejahteraan pegawai. 4). Kepentingan sosial dan masyarakat.
Jenis perencanaan :
1. Strategi planning : perencanaan utama meliputi perencanaan startegi umum/ pola dasar tujuan perusahaan.
2. Strategi manajemen : perencanaan departementasi yang harus dilaporkan setiap tahun.
3. Perencanaan adminsitrasi : perencanaan yang diatur secara terperinci dan teknikal yang terdiri dari kegiatan dan tugas. (silalahi, 2001) George R. Terry : jenis perencanaan meliputi : a) Prosedur (procedure) b) Metode (methode) c). standar (standard) d) anggaran (budget) e). program (programs) f) faktor teknis (tecno-factor)
Unsur-unsur perencanaan
Rudyard Kipling dalam hidupan ada enam pelayan yang bernama : what, why, where, when, how, who :
1). Tindakan apa yang harus dikerjakan
2). Apakah sebabnya tindakan itu harus dikerjakan
3). Dimanakah tindakan itu harus dilaksanakan
4). Kapankah tindakan itu dilaksanakan
5). Bagaimanakh cara pelaksanaan tidnakan tersebut
6). Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu
Dr. Bennet silalahi (2001) : 1). Penyelidikan (research), 2). penentuan sumber langka (scarce resources), 3). penentuan lingkungan, 4). penentuan kebijakan perusahaan, 5) penetuan wahana (organisasi) Manullang (1977) : 1) tujuan perusahaan 2) politik 3). Prosedur 4). Budget 5). Program
Louis Allen : 1) meramalkan (forecasting) 2). Menetapkan tujuan (establishing objectives), 3) mengacarakan (programming) 4). Meyusun tata waktu (scheduling) 5) menyusun anggaran (budgeting) 6). Memperkembangkan prosedur ( developing procedures) 7) menetapkan dan menafsirkan kebijaksanaan (establishing & interpreting policy)
Syarat-syarat perencanaan :
1. Realistis praktis dan terarah dimana idealisme takluk kepada rasio dan rasio pada pengalaman.
2. Disusun oleh ahli dalam perencanaan yang sangat faham tujuan utama perusahaan.
3. Dapat dilaksanakan oleh manajemen tingkat atas, menengah dan bawah secara serempak.
Ada juga berpendapat perencanaan :
1. harus mempermudah tercapainya tujuan.
2. harus dibuat orang yang memahami tujuan organisasi dan orang yang mendalami teknik perencanaan
3. harus disertai rincian yang teliti
4. harus sesaui dengan pemikiran pelaksanaan
5. harus sederhana, luwes, pragmatis
6. didalamnya ada tempat pengambilan resiko
7. harus merupakan forecasting
Proses perencanaan
1. seleksi sasaran
2. penilaian dampak lingkungan
3. mengadakan ramalan tentang perubahan
4. evaluasi kekuatan internal perushaan
5. mempertimbangkan berbagai alternatif tindakan bersama resiko dan imbalannya
6. pilihan alternatif terbaik
7. penentuan program spesifik, rencana dan prosedur pelaksanaan

Jumat, 20 Januari 2012

Resensi Buku Matahari Mengelilingi Bumi

Manakah yang Lebih Tepat ?



Judul              : Matahari Mengelilingi Bumi
Penulis           : Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
Penerbit         : Pustaka Al Furqon, 2006
Tebal              : 185





Matahari mengelilingi bumi adalah sebuah buku pengetahuan yang ditulis oleh Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Buku ini akan membahas dari segi islam apakah apakah teori bumi mengelilingi matahari benar atau justru sebaliknya.

Di zaman Yunani Kuno, seorang bernama Pythagoras mengemukakan teori heliosentris yang menyatakan bahwa matahari sebagai pusat tata surya dan bumi bergerak mengelilinginya. Namun teori tersebut dibantah oleh Aristoteles yang berpendapat bahwa bumilah yang menjadi pusat tata surya dan matahari yang mengelilingi bumi (geosentris). Teori geosentris dianut cukup lama kurang lebih 15 abad lamanya. Setelah 15 abad berlalu munculah Nicolaus Copernicus yang menyempurnakan
teori heliosentris dan mematahkan teori sebelumnya. Teori inilah yang dianut masyarakat hingga kini.

Tetapi apabila dilihat dari segi islam yang diperkuat dengan dalil-dalil yang terdapat dalam Al Quran tidak setuju dengan teori heliosentris. Berdasarkan QS. Fathir : 141 yang artinya ”Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan bergesar, dan sungguh jika keduanya akan bergeser, tidak ada seorang pun yang dapat menahan keduanya selain Allah”. Ayat ini menurut ahli tafsir menunjukkan bahwa bumi itu tidak bergerak. Selain itu banyak ayat-ayat Al Quran yang menerangkan hal yang sama, diantaranya, QS. Ar Rum : 25, QS. Al Baqarah : 20, QS. Al Hajj: 65, QS. An Naml : 61, dan QS An Nahl : 15.
Karena bumi tidak bergerak secara otomatis berarti mataharilah yang mengitari bumi, bukan sebaliknya. ”Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur dan menenggelamkannya dari barat” (QS. Al Baqarah : 258). Dalam ayat ini jelas diterangkan bahwa mataharilah yang mengelilingi bumi.

Selain para ahli tafsir, ulama-ulama terkemuka juga mengatakan demikian, sebut saja Imam Abdul Qahir al Baghdadi Al Isfirayini yang mengatakan ”Ahlus Sunnah sepakat atas tetap dan tenangnya bumi, dan bumi itu hanya bergerak kalau terjadi sesuatu misalnya gempa atau lainnya. Selain itu ada pula Imam Al Qurthubi dan Ibnu Hazm yang mengatakan hal yang sama.

Bukan hanya teori  heliosentris yang bertentangan dengan Quran, ada pula teori bigbang (dentuman besar)  yang mengatakan bahwa, sebuah titik massa kecil yang meledak dengan keras sebagai akibat dari reaksi inti kemudian berserah dan mengembang dari pusat ledakan yang mana proses sejak waktu ledakan itu sampai ke jagat raya  seperti sekarang ini adalah limabelas milyar tahun. Namun untuk kesekian kalinya teori tersebut disangkal dengan ayat yang artinya, ”Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari dan ’Arsy-Nya di atas air” (QS. Hud : 7). Manakah yang lebih tepat antara teori heliosentris yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh besar dunia, ataukah geosentris yang mengacu pada Al Quran ? Semua tergantung pendirian dan kepercayaan anda masing-masing.

Buku ini mengajak kita untuk menelaah dan mengkaji kembali teori-teori yang telah sebelumnya, alhasil buku ini dapat menambah pengetahuan kita sebagai pembacanya. Namun dalam buku ini terkesan menghujat agama lain selain islam, sehingga harus dibaca oleh orang-orang yang tepat (kaum muslim) agar tidak terjadi kekeliruan.

Walaupun banyak terdapat terjemahan-terjemahan dari Al Quran, Penyajian bahasa dalam buku ini cukup bisa dimengerti, sebab terjemahan tersebut dijelaskan kembali dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti oleh penulis.

Setelah membacanya saya menyimpulkan bahwa novel ini layak untuk dibaca khususnya bagi umat muslim karena di dalamnya banyak sekali dalil-dalil yang diambil dari ayat Al quran.



Resensi Novel Bait-Bait Cinta

Antara Cinta dan Balas Budi


Judul           : Bait-Bait Cinta
Penulis        : Geidurrahman Elmishry
Penerbit      : Grafindo, 2008
Tebal           : 318





 Bait - Bait Cinta merupakan novel bernuansa islam yang ditulis oleh sastrawan muda lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Geidurrahman Elmishry. Ia merupakan penyair yang cukup terkenal di Lamongan. Ada puluhan buku yang menghimpun tulisannya, baik itu fiksi, non fiksi, maupun terjemahan. Contohnya saja : Dari Lembah Sungai Nil (1998), Hadiah Seribu Menara (1999), Menjadi Orang Beken (2008) dan Sungai yang Memerah (2005).  Ia juga sering menulis artikel di harian-harian ternama seperti Kompas, Republika, dan Tempo.

Jaka Suganda, seorang mahasiswa Indonesia yang berkuliah di universitas Al Azhar. Dia adalah sosok yang dinamis, cerdas, dan menjadi aktivis di sekolahnya. Ia bertekad meneruskan belajarnya di universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, meski keadaan ekonominya tidak memungkinkan. Ia mendapatkan beasiswa dari Departemen Agama sehingga dapat melanjutkan studinya di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Selain itu biaya studinya juga dibantu oleh salah satu orang kaya dikampungnya, daerah Cipakat, Sukarema, Cipasung, Tasikmalaya yang bernama Haji Ismail.

Bantuan ini tidak lepas atas jasa anaknya yang bernama Fatimah, anak Haji Ismail sekaligus adik kelas Jaka ketika masih bersekolah di Madrasah Aliyah. Fatimah tahu Jaka ingin melanjutkan studinya di Kairo, niat Jaka ini disampaikan kepada ayahnya sehingga Haji Ismail mau membantu biaya kuliah Jaka. Seiring waktu, rasa simpati Fatimah berubah menjadi rasa cinta.

Ketika Jaka di Kairo, ia bertemu dengan Amira yang juga sedang studi di Kairo. Perkenalan antara Amira dan Jaka disebabkan Muhammad Iyad, yang sering menceritakan keahlian Jaka dalam bermain bola basket, termasuk juga cerita kepribadiannya yang santun, dan wawasannya yang cukup luas. Perkenalan itupun berlanjut dengan cerita Asmara. Hal inilah yang menyebabkan Jaka kurang memperhatikan Fatimah lagi.

Amira merupakan gadis keturunan Palestina yang memiliki masa lalu yang tragis. Ayah, ibu dan kakaknya meninggal akibat kekejaman tentara Israel saat menyerang Palestina, karena perebutan wilayah dan kekuasaan.

Di saat Jaka hampir menyelesaikan S.1-nya pada jurusan aqidah filsafat, ia dilanda kegaluan. Di satu sisi, keluarga Haji Ismail dan orang tuanya hendak menjodohkan dirinya dengan Fatimah di Mekah saat musim haji tiba. Jaka sendiri kebetulan mendapatkan Temus (Tenaga Musim Haji) dari KBRI.
Namun di sisi lain ada Amira, wanita yang ia cintai.

Ia bingung akan dua pilihan tersebut. Hampir setiap malam ia melaksanakan sholat Istikharah untuk meminta petunjuk dari Allah.
Di Suatu pagi Amira menemui Jaka. Ia menangis saat bertemu Jaka. Ternyata paman, bibi, dan sepupunya Muhammad Iyad meninggal dunia akibat serangan bom bunuh diri di hotel tempat mereka menginap. Kini ia sebatang kara. Jaka yang mencintainya mencoba untuk  menguatkannya. Jaka akhirnya mengambil sebuah keputusan yang sangat berat dan berarti bagi hidupnya. Selanjutnya Jaka akhirnya membatalkan temusnya juga perjodohannya dengan Fatimah dan lebih memilih bersama Amira pergi ke Palestina.

Sekilas isi dari novel ini tampak sederhana, tetapi apabila ditelaah inti cerita tersebut dibingkai dalam kekuatan literer yang cukup kaya mengenai sejarah konflik Palestina-Israel sehingga memperkaya mutiara hikmah bagi para pembaca. Sayangnya, ada sedikit gangguan saat membaca, terkait dengan masalah catatan kaki. Pembaca terpaksa membolak-balik buku, untuk mengetahui arti dan maksud kata dan tempat yang tidak diketahui pembaca.

Setelah membacanya saya menyimpulkan bahwa novel ini layak untuk dibaca terutama oleh umat muslim, baik muda mapun tua.



Senin, 19 Desember 2011

Biaya Produksi

BIAYA PRODUKSI
  Biaya merupakan salah satu kunci keberhasilan perusahaan dalam menjalankan usahanya. Hal ini disebabkan biaya sangat menentukan keuntungan yang akan diperoleh perusahaan.
Biaya adalah semua pengeluaran yang dapat diukur dengan uang, baik yang telah, sedang maupun yang akan dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk.
Ilmu yang mempeajari masalah-masalah biaya adalah Akuntansi Biaya. Akuntasnsi biaya pada perusahaan berhubungan dengan tugas-tugas : mencatat, mengklasifikasikan, mengintrespestasikan, menyajikan dan mengendalikan biaya dari proses produksi.

PENGELOMPOKAN BIAYA



Biaya dapat digolongkan berdasarkan sudut tinjauan, antara lain :
  1. Menurut keterlibatan biaya dalam pembuatan produk :
    1. Biaya bahan langsung = biaya yang timbul dari pemakaian semua bahan-bahan yang menjadi bagian dari produk jadi.
    2. Biaya buruh langsung = biaya yang dikeluarkan untuk pekerja yang ikut terlibat dalam kegiatan proses produksi.
    3. Biaya tak langsung pabrik = biaya yang terjadi dipabrik
Biaya ini terdiri dari :
·         Biaya bahan tak langsung = biaya dari semua bahan-bahan yang tidak menjadi bagian dari suatu produk, tetapi diperlukan dalam pengolahan bahan menjadi barag. Contoh : pengelasan pada pembuatan mobil
·         Biaya buruh tak lansung = biaya yang dikeluarkan untuk pekerja yang ada dipabrik, tetapi tidak langsung dalam proses pembuatan suatu produk. Contoh : gaji untuk pekerja bagian perawatan mesin.
    1. Biaya komersial = biaya tak langsung yang tidak terjadi di pabrik.
Biaya ini terdiri dari :
·         Biaya penjualan = pengeluaran yang dilakukan dalam rangka kegiatan penjualan suatu produk
·         Biaya administrasi = pengeluaran yang dilakukan untuk mendukung kegiatan-kegiatan pabrik.
  1. Menurut perubahan dalam volume produksi
    1. Biaya tetap : biaya yang tidak tergantung pada volume produksi
    2. Biaya variabel : biaya yang berubah sebanding dengan perubahan volume produksi

 

BIAYA PRODUKSI

Cara penentuan biaya pembuatan produk :
  1. Biaya historis : yaitu penentuan biaya produk dengan mengumpulkan semua biaya yang telah terjadi dan diperhitungkan setelah operasi pembuatan produk selesai
  2. Biaya sebelum pembuatan : suatu cara penentuan biaya pembuatan produk sebelum produk tersebut dibuat.
Biaya ini terbagi atas :
    1. Biaya anggaran : berdasarkan kegiatan masa lalu dan perkiraan kegiatan pada masa yang direncanakan.
    2. Biaya standar : berdasarkan standar-standar pelaksanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Harga pokok standar : harga pokok yang telah ditentukan sebelum proses produksi dilaksanakan.
Tujuannya adalah :
  1. Pengendalian biaya dan jika memungkinkan menguranginya.
  2. Pengukuran efesiensi
  3. Penyederhanaan prosedur pembiayaan
  4. Penilaian persediaan
  5. Penentuan harga jul.
Cara penentuan biaya standar :
  1. Berdasarkan rata-rata biaya yang terjadi pada masa lalu
  2. Berdasarkan biaya terendah yang terjadi pada masa lalu
  3. Berdasarkan biaya yang berasal dari anggaran pada suatu kondisi operasi yang normal
  4. Berdasarkan biaya ideal yang terjadi pada efesiensi maksimum
  5. Berdasarkan biaya yang dapat dicapai pada kondisi operasi yang baik.

Selasa, 15 November 2011

Fungsi Produksi


FUNGSI PRODUKSI

Fungsi produksi  adalah sebagai pertanggungjawaban dalam pengolahan dan pentransformasian masukan (inputs) menjadi keluaran (outputs) berupa barang atau jasa yang akan dapat memberikan hasil pendapatan bagi perusahaan. Untuk melaksanakan fungsi tersebut diperlukan serangkaian kegiatan yang merupakan keterkaitan dan menyatu serta menyeluruh sebagai suatu sistem.
Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan fungsi produksi dan operasi ini dilaksanakan oleh beberapa bagian yang terdapat dalam suatu perusahaan, baik perusahaan itu berupa perusahaan besar, maupun perusahaan itu adalah perusahaan kecil. Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi adalah:
1.     Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs),
2.     Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
3.    Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu.
4.    Pengendalian atau perawatan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan.

Everett dan Ebert (1992:5) memberikan definisi atau pengertian fungsi produksi dengan mengatakan sebagai berikut :”Economic refer to this transformation of resources into goods and services as the production function for all operation systems the general goals is to create some kinds of value added, so that the output are worth more to consumers than just the sun of the individual inputs. ".
Jadi fungsi produksi merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang, mengubah sesuatu yang nilainya lebih rendah menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi dengan menggunakan sumber daya yang ada, seperti bahan baku, tenaga kerja, mesin dan sumber-sumber lainnya, sehingga produk yang dihasilkan dapat memberikan kepuasan pada konsumen.
Dengan demikian untuk membuktikan apakah produksi tersebut telah berjalan atau tidak, maka diperlukan suatu pemeriksaan yaitu pemeriksaan manajemen.Sedangkan program pemeriksaan manajemen pada fiingsi produksi yang akan dilakukan adalah perencanaan dan pengendalian produksi, tenaga kerja produksi, fasilitas produksi, dan pelaksanaan proses produksi.